February 17, 2013

Cinta yang Egois


Cinta itu harapan setiap orang. Hampir semua orang berharap bisa memiliki cinta dalam hidupnya. Tujuannya sederhana, demi kebahagiaan. Pada dasarnya itu yang dicari manusia dalam hidup, kebahagiaan. Ya, cinta memang bisa membuat orang bahagia walau di sisi lain cinta juga bisa membuat orang sengsara. Dan Saya sudah pernah merasakan dua-duanya. Hanya saja belakangan ini Saya mendapati bahwa ternyata manusia itu bisa menjadi sangat egois soal kebahagiaannya yang berhubungan dengan cinta.

Jadi, tiba-tiba Saya melihat banyak kasus dimana orang demi kebahagiaannya tega mencuri dari orang lain. Mencuri apa? Ya kebahagiaan itu tadi. Saya tidak habis pikir ada orang yang bisa menggandeng seseorang yang sudah menjadi milik orang lain. Dia tahu kenyataannya tapi tetap saja dilakoni. Dan ini tidak hanya terjadi dalam hubungan pacaran, yang terikat pernikahan juga bisa begitu. Kalau ditanya alasan paling jawabannya karena bersama orang itu dia merasa bahagia. Saya percaya semua orang berhak untuk bahagia tapi apa itu berarti kita harus merusak kebahagiaan orang lain? Mungkin si pemilik orang itu tidak tahu kalau dia dicurangi tapi apakah itu adil.

Katanya masih lebih baik main belakang dari pada main tikung. Main tikung itu maksudnya merebut seseorang dari pemiliknya. Coba ulangi? Menurut Saya tidak ada yang lebih baik. Main belakang itu jahat. Sama jahatnya dengan main tikung. Diam-diam masuk ke dalam hubungan orang lain, sengaja membuat hubungan itu hancur supaya milik dia jadi milik kita, tidakkah itu jahat? Nanti ada yang beralasan hubungannya tidak bahagia jadi butuh alasan untuk mengakhiri. Coba difikir dulu deh sebelum bersuara. Walau pun Saya tidak menyetujui keduanya tapi Saya lebih setuju rebut sekalian dari pada membuat orang kelihatan bodoh karena tidak tahu sedang dicurangi.

Kembali lagi ke topik, coba bayangkan kalau apa yang kita punya dipinjam atau lebih parahnya direbut orang lain. Mau tidak? Herannya, orang yang suka menjadi pengganggu hubungan orang juga tidak mau dibegitukan. Aneh. Sendirinya tidak mau dibegitukan tapi bisa melakukannya pada orang lain. Melihat hal-hal seperti itu kadang heran sendiri. Siapa yang harus disalahkan? Sepertinya semua salah. Pihak penggoda salah karena waktu butuh cinta tidak pilih-pilih orang. Yang digoda juga salah karena tidak sadar diri dengan situasinya. Pihak yang dicurangi juga salah karena kurang peka terhadap miliknya.

Orang yang tega mencuri kebahagiaan orang lain itu manusia yang tidak punya hati. Mungkin manusia itu memang makhluk yang egois. Saking egoisnya demi dirinya bisa melakukan apa saja pada orang lain. Kalau beralasan hubungannya tidak baik makanya main belakang atau menikung, apa tidak bisa selesaikan dulu hubungan sebelumnya baru memulai yang baru? Kenapa harus bertahan dengan hubungan yang tidak baik itu tapi lalu mencari hati yang lain untuk memuaskan ego? Ego, kembali lagi ke ego. Manusia memang manusia yang penuh ego.

Dua hari yang lalu itu Hari Kasih Sayang. Tapi hal-hal seperti ini membuat Saya sangsi dengan segala hal manis tentang Hari Kasih Sayang. Siapa yang tahu berapa hadiah Valentine yang disiapkan oleh seseorang? Mungkin dua atau tiga karena dia punya beberapa hati untuk diberi. Saya dulu berpikir kasih itu murni. Cinta itu putih. Saya tampaknya dulu terlalu naif untuk melihat bahwa manusi bisa kehilangan hatinya.

Saya percaya hukum sebab akibat, hukum timbal balik. Suatu hari orang-orang yang kehilangan hati nuraninya itu akan mengerti bagaimana rasanya dicurangi. Bisa saja dengan cara yang lebih menyakitkan dan pada waktu terbaiknya. Mungkin saat dia sudah memiliki hati lagi dan sedang berusaha menjalani hubungan dengan baik lalu balasan itu datang. Kalau dia pernah mencurangi orang sebelum terikat pernikahan, mungkin dia akan dicurangi oleh pasangannya saat sudah terikat pernikahan. Saat itu dia akan mengerti.

Sebenarnya ini tema yang sama sekali tidak asyik mengingat dua hari yang lalu itu adalah Hari Kasih Sayang dimana seharusnya kita itu menyanjung cinta. 

Foto dari sini



3 comments:

Gloria Putri said...

pengalaman pribadi ya poey?

tp iya sih aq stuju.....hidup itu berputar dan karma does exist....
jadi tunggu aja para penikung2 pacar orang..atau si curang, mereka pasti akan ngerasa in jg yg dirasain "korban"
hehehehe......

HAPPY VALENTIN'S DAY Poey ;)
smoga mndapat cinta sjati..kelak

Poey said...

Nok-nok ya Glo...jangan sampe aku punya pengalaman kaya gt.
BTW, aku kan udh punya orang yg seperti aku pengen, hihihihi... *curcol*

Jadi saksi mata ini lo ceritanya.
Ngeliat pelaku iya, ngeliat korban jg iya.
Kasian deh ngeliatnya...

Happy Valentine's Day to you too...

sherlina halim said...

Pengen yang lebih seru ...
Ayo kunjungi www.asianbet77.com
Buktikan sendiri ..

Real Play = Real Money

- Bonus Promo Red Card pertandingan manapun .
- Bonus Mixparlay .
- Bonus Tangkasnet setiap hari .
- New Produk Sabung Ayam ( minimal bet sangat ringan ) .
- Referal 5 + 1 % ( seumur hidup ) .
- Cash Back up to 10 % .
- Bonus Royalty Rewards setiap bulan .

Untuk Informasi lebih jelasnya silahkan hubungi CS kami :
- YM : op1_asianbet77@yahoo.com
- EMAIL : melasian77cs@gmail.com
- WHATSAPP : +63 905 213 7234
- WECHAT : asianbet_77
- SMS CENTER : +63 905 209 8162
- PIN BB : 2B4BB06A / 28339A41

Salam Admin ,
asianbet77.com

Download Disini