December 27, 2012

The First Wedding

So, this the day...

The day you left us with your sweet smile

The day we stop calling you our girl

because from now on you're a woman

We are so happy for you

The journey of love, wish it will be last forever

and happily ever after... 


- big hug from Poey, Fera, Efrina, Boim, Syane -



The first wedding in Genggong...


Trio Tante : Efrina - Fera (import from Bali) & Me

Boim - Efrina - Fera - Me (without Syane)

with the beautiful little bride ^^

Efrina in her nude dress

Fera in her dark brown dress

Me in my purple dress

I got the wedding bouquet, lalalalala...

Kembang ronce: for good luck in love
akakakak

Bouquet + kembang ronce: double power
for good luck in love


*Sorry for bad quality pictures, I'll upload the better ones soon after the bride gives me the files

December 9, 2012

Lima


gambar dari sini


Hey kamu...aku adalah orang yang penuh kesedihan sampai-sampai jiwaku nyaris mati karena kehilangan cahayanya. Aku pikir biar kesedihan itu kunikmati sendiri. Aku tidak ingin membebankan kesedihan itu pada siapa pun juga. Tapi kamu tetap di situ dengan lenteramu. Kenapa? Kenapa tidak pergi dan biarkan saja aku dengan jiwaku yang gelap?

Hey kamu...segala hal yang kualami dan kurasakan bukan tanggung jawabmu untuk memperbaikinya. Aku mungkin terlihat tertatih tapi langkahku masih ada. Sekalipun aku tidak sanggup melangkah, sebenarnya bukan keharusanmu membantuku berjalan. Tapi kamu malah dengan sukarela ikut berjalan tertatih di sampingku. Kenapa kamu tidak berlari saja meninggalkanku?

Hey kamu...mimpiku masih dipenuhi dengan cerita sedih yang membuatku menangis dalam tidur. Kamu pun tahu itu tapi kamu tidak menutup telingamu atas ceritaku. Tidakkah mendengar cerita tentang hal-hal yang bukan kamu terasa menyakitkan? Kalau menyakitkan harusnya kamu tutup mulutku atau kamu tutup telingamu. Kenapa kamu malah melapangkan hati demi kelegaanku?

Hey kamu...biar sekarang aku yang memohon padamu. Tolong tetap di sini, jangan pergi. Aku tahu aku tidak perlu meminta itu. Tapi aku merasa perlu meminta sebagai ungkapan betapa aku bersyukur kamu ada di sini. Betapa aku bersyukur kamu datang dengan lenteramu, bersyukur kamu mau mengiringi langkahku yang tertatih, bersyukur atas keberadaanmu.

Hey kamu...sebenarnya angka kita itu 1 tapi kamu bukan orang yang baru kukenal tahun lalu jadi aku mengambil angka 5. Lima tahun ini bukan waktu yang singkat. Banyak hal terjadi. Aku salah, kamu salah. Kita sama-sama melakukan kesalahan. Mungkin ini kesempatan yang diberikan kepada kita untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan di masa lalu. Belajar untuk menjalani ini dengan lebih baik.

Seperti yang dulu pernah kukatakan saat pertama kali kita mengenal, "Aku tidak menjanjikan akhir yang bahagia tapi aku berjanji akan berusaha membuat ini menjadi perjalanan yang membahagiakan.". Aku masih belum bisa menghilangkan mimpi burukku. Terkadang separuh jiwaku seperti entah di mana. Itu adalah masalahku dan aku sedang berusaha memperbaiki semuanya. Apa pun yang kurasakan saat ini, yang kutahu sekarang jalan ini milik kita.

Terima kasih untuk pengertian dan kesabaran selama setahun ini. Terima kasih karena mau menerimaku dengan segala keberadaanku. Maaf bila ada luka yang kusebabkan karena segala yang terjadi dalam hidupku. Hidup itu tidak ada yang ideal tapi kasih itu sempurna. Kurasa itu cukup.

-Happy Anniversary-
09.12.2006

June 11, 2012

Udang Bumbu Kelapa ala Bali

Aku kapan gitu nyoba masak masakan yang resepnya aku dapat dari mama waktu terakhir pulang ke Bali. Ga ngerti ini otentik masakan Bali atau bukan, yang pasti pake bumbu besar ala Bali makanya kunamain Udang Bumbu Kelapa ala Bali.

Jangan salah mengerti...aku itu bukan ahli soal masak-memasak. Masih newbie jadi kalau masak sesuatu kadang itu untuk pertama kalinya. So jangan punya ekspektasi yang terlalu tinggi soal rasa, akakakak... Yah, itung-tung belajar masak buat Mr. Jagiya (my boy gitu deh ceritanya). Kalau bukan gara-gara dia, ga masuk dapur juga aku. Jadi kalau percobaan pertama ga sukses, latihan nanti akan menyempurnakan (ngeles).

Ini resepnya, silakan dicoba kalau berminat...


Udang Bumbu Kelapa ala Bali


Bahan:
1/4 kg udang (jangan yang terlalu besar)
1/4 butir kelapa yang agak muda (diparut)
300 ml minyak goreng
2 lembar daun salam
1/2 gelas air
garam
penyedap rasa

Bumbu halus (bumbu besar):
5 butir bawang merah
2 butir bawang putih
1 cm jahe
1 cm kunyit
1 cm kencur
4 ruas lengkuas (parut)
1 sdt merica
1 sdt ketumbar
2 butir kemiri

Cara memasak:
1. Panaskan minyak goreng, udang digoreng sampai matang berwarna kemerahan, angkat.
2. Kurangi sisa minyak bekas udang lalu tumis bumbu yang dihaluskan tadi sampai harum dan matang.
3. Masukkan kelapa parut sambil diaduk-aduk supaya bumbu rata.
4. Tuang air secukupnya sambil terus diaduk. Jangan terlalu banyak, cuma biar nyemek aja.
5. Beri garam dan penyedap rasa sesuai selera sambil tetap diaduk.
6. Setelah bumbu agak meletup, masukkan udang yang sudah digoreng tadi, aduk-aduk supaya bumbu dan udang tercampur rata.
7. Masukkan daun salam dan tunggu sampai bumbu meresap, angkat.


Jadi deh Udang Bumbu Kelapa ala Bali. Maaf tampilannya ga menarik. Bukan Chef Farah Quinn soalnya. Rasanya? Not bad...mirip lah sama yang dibuat mama. Waktu aku masak kemarin agaknya kebanyakan kunyit. Ga terlalu parah sih, cuma ya rasa kunyitnya agak kerasa banget. Berhubung aku ga doyan rasa kunyit jadi agak terganggu. Jadi hati-hati waktu bikin bumbu halus. Ada beberapa bahan yang menurutku punya rasa yang pekat, misalnya kunyit. Bukan masalah efek warna terlalu kuning, kalau kebanyakan rasa kunyitnya bakal dominan sekali. Dan menurutku rasa kunyit itu ga terlalu sedap jadi jangan sampai kebanyakan kunyit. Terus lengkuasnya harus diuleg atau diparut biar lebih meresap. Jangan cuma digeprek. Dan ga masalah banyak lengkuas. Karakter rasa lengkuas beda dengan kunyit. Karakter rasa lengkuas ga pekat jadi aman.


May 29, 2012

Lost in Kuala Lumpur & Singapore Part 3 (END) - Universal Studios Singapore


Ini bagian terakhir dari liburan ke Kuala Lumpur - Singapore beberapa weekend yang lalu. Jadi setelah lari-lari ngejar pesawat, kita terbang pakai AirAsia menuju Singapore. Ini bagian terbaik tentang liburan ini...

gambar pinjam di sini

CHANGI INTERNATIONAL AIRPORT
Akhirnya sampai juga di Singapore. Aku langsung terpesona sama bandaranya. Ini bandara keren banget!! Konon katanya termasuk salah satu terbaik di Asia Tenggara. Bandaranya guede banget. Pesawat AirAsia landing di terminal 1. Buat keluar dari Changi kita perlu naik MRT yang ada di terminal 2. Nah, dari terminal 1 ke terminal 2 ada kereta gratis namanya Skytrain. Cukup ikuti petunjuk arah ke Skytrain, tunggu sejenak, begitu kereta datang langsung naik. Turun di pemberhentian selanjutnya. Sampai di terminal 2 kita menuju bagian imigrasi. Sepanjang jalan menuju bagian imigrasi kita melewati ruang tunggu yang disediakan untuk penumpang. Ada kursi pantai empuk untuk tiduran di rest area buat yang transit lama dan males keluar Changi. Toilet juga bersih, ga kaya di LCCT. Ada komputer dengan internet gratis jadi jangan takut bosen dan mati gaya. Kalau ga ada yang antri, pakai sepuasnya boleh kok. Laper? Ada banyak restoran di dalam Changi. Mau beli oleh-oleh, di Changi juga banyak. Anggap rumah sendiri, akakakak...

di dalam terminal 2

Rest Area di Changi (gambar pinjam di sini)

bunga Anggrek di mana-mana


CHANGI - ORCHARD
Katanya, ga afdol kalau main ke Singapore ga mampir ke Orchard Road. Sudah jam 9 malam. Agak ga yakin juga bisa apa di Orchard Rd. jam segitu. Tapi demi keafdolan, kita tetep ke sana. Dari Changi ke Orchard Rd. kalau naik MRT sekitar 1 jam. Ga nyampe 1 jam sih kayanya. Jadi, di Changi turun ke lantai paling bawah di terminal 2 buat naik MRT. Sampai di stasiun MRT, beli tiket lewat mesin penjual otomatis. Cara beli tiket MRT? Gampang...nanti di bawah aku jelasin. Pilih tujuan Orchard Rd. Di stasiun Tanah Merah ganti MRT ke arah Joo Koon. Ikut MRT ke arah Joo Koon sampai di stasiun City Hall turun buat pindah MRT ke jalur warna merah arah Jurong East. Nah, karena Orchard ada di jalur merah, kita tinggal tunggu sampe MRT-nya berhenti di stasiun Orchard. Setelah sampai di stasiun Orchard pilih pintu keluar sesuai tujuan kita. Jangan sampai salah pintu keluar kalau ga mau bolak-balik.

Christin and Me: bergaya di dalam MRT

Kalo pas rame siap-siap berdiri di MRT

ORCHARD ROAD
Hampir Jam 10 malam waktu kita sampe Orchard Raod. Masih rame sih tapi toko-toko kebanyakan sudah tutup. No problem! Tujuan utamaku di Orchard Rd adalah nyari toko House of Condoms di Lucky Plaza, akakakakak...

May 19, 2012

Lost in Kuala Lumpur & Singapore Part 2 : Malaysia Truly Asia...


Mau melanjutkan cerita weekend kemarin. Bukan mau pamer, cuma bagi-bagi cerita aja. Siapa tau ada yang mau ke sana dan butuh info. Nah, sudah bikin passport, uang saku juga sudah siap. Akhirnya tanggal 12 Mei 2012 kemarin aku bareng tiga teman odongku (Curzky, Christine, Liris) jadi kuartet cewek pemberani berangkat menuju Kuala Lumpur. Di KL kita cuma transit sebentar jadi ga sempat mampir ke banyak tempat. Cuma sempat nengok Menara Petronas. Dan kita menyesal transit di KL. Menurutku dan tiga teman odongku, Malaysia ga begitu menarik. Mungkin sebenarnya menarik tapi harus ke daerah wisata. Kalau kotanya sendiri sih ga asyik buat berwisata. Dan begitu kita menginjakkan kaki di Negeri Jiran, kita menyadari sesuatu, isinya orang India!!! Nehi nehi lah ini...

Leaving on a jet plane... (foto: Curzky)


LCCT
Perlu kalian tahu buat yang ga mampu beli tiket pesawat kece dan cuma mampu beli tiket pesawat murah (termasuk aku), jangan berharap bisa melihat Kuala Lumpur International Airport (KLIA) yang katanya bagus itu. Penerbangan murah jatahnya mendarat di LCCT yaitu Low Cost Carrier Terminal. Dari nama udah keliahatan kelasnya. Bandaranya ga jelek. Untuk ukuran terminal penerbangan murah, LCCT keliatan lebih dari yang aku bayangin. Sama Bandara Adi Sutjipto setara. Di sana juga lengkap. Ada cafe, McDonald, KFC, toko oleh-oleh, Body Shop, dll. Sayang toiletnya ga begitu bersih untuk ukuran luar negeri dalam bayanganku. Tapi secara keseluruhan not bad lah...

gambar pinjam di sini

LCCT - Kuala Lumpur
Terus karena ga mau nongkrong di LCCT sampai boarding buat ke Singapore, kita putuskan buat main ke kota KL. Caranya? Naik bis ke KL Sentral. Itu semacam terminal gede. Tinggal beli tiket bis, ada di deket pintu keluar. Ada banyak pilihan. Yang lumayan bagus namanya Skybus, punya AirAsia, harga tiket MYR 9. Setelah beli tiket langsung aja ke pangkalan bis yang ada di deket KFC. Ada banyak bis, awalnya bingung harus naik yang mana. Akhirnya diarahin naik ke satu bis dan untung ga salah naik. Selama perjalanan menuju bis kita ketemu banyak orang India yang super resek. Bayangin aja cowok-cowok resek yang hobi godain cewek lewat. Kelakuan ga beda sama orang Indonesia. Perjalanan LCCT-KL kurang lebih 1 jam. Ga ada yang bisa dilihat, jadi mending tidur aja.

gambar pinjam di sini

Kuala Lumpur
Malaysia truly India...harusnya itu jargonnya. Ke mana mata memandang yang ada orang India. Lengkap dengan sari dan gerakan tangan-kepala kalau ngomong. Sesampainya kita di KL Sentral, kita sepakat mau ke Menara Petronas. Bingung harus ke mana. Untung si Bungsu Christine waktu di bis dapat teman sebangku yang baik hati. Dia yang nunjukkin kita harus naik Rapid KL kalo mau ke Petronas. Rapid KL itu sistem transportasi monorail. Ada mesin penjual tiket Rapid KL. Tinggal masukin uang, sekitar MYR 1,6, langsung bisa naik monorail menuju KLCC, nama daerah tempat Menara Petronas.

May 17, 2012

Lost in Kuala Lumpur & Singapore Part 1 : The Beginning

Holaaaaaaa...aku baru aja balik dari weekend di Kuala Lumpur dan Singapore!!! Aje gile sombongnya...weekend aja sampe ke luar negeri. Ceritanya puanjang kawan. Aku stress berat gara-gara putus (dibahas lagi!hahaha...) terus galau. Lalu ketemu tiket yang harganya murah dan terlalu menggiurkan untuk ga dibeli. Gimana engga? Tiket PP Jogja-KL-Jogja kita basic fare-nya aja cuma Rp 90.000, terus tiket PP KL-Singapore-KL basic fare-nya Rp 0. Masa ga dibeli??? Plus otakku lagi kacau, pengennya kabur dari Jogja. Jadi lah aku dan tiga teman odongku berlibur ke KL dan Singapore weekend kemarin. Namanya juga tiket murah. Belinya tahun 2011, berangkatnya 2012.

tiket Jogja-KL-Jogja, KL-Singapore-KL murah. Thanks to AirAsia!!

Hampir setahunan acara liburan ini aku siapin. Yang disiapin duit tentunya. Semua butuh duit. Passport, hotel, arena bermain, makan, dll. Aku belum kerja, duit bulanan juga ga yang berlimpah-limpah. Sempet bingung mau dapat duit dari mana buat ke sana. Tapi aku jadi inget, dulu ada yang baca garis tanganku. Dia bilang tanganku itu basah, rejekinya ada aja. Jadi aku yakini itu, hahahaha! Ternyata bener. Aku berhasil punya duit hasil sumbangan sana-sini. Tiket pesawat doang yang aku bayar sendiri. Duit saku ke sana dari mama, tiket Universal Studio dari My Jagiya (pacarku yang baik hati...), plus ada dana tambahan dari dia juga. Ya, beruntung adalah nama tengahku. Bodo amat lah...yang penting jadi pergi.

Dua minggu menjelang hari-H aku bikin passport. Aku bikin passport sendiri dan itu gampang banget. Jadi kalau ada yang mau bikin passport, jangan ragu ke kantor imigrasi. Bikin passport itu yang lama cuma ngantrinya jadi siapkan waktu aja. Ga usah pake calo-caloan. Biayanya kurang lebih Rp 265.000. Nih, aku bagiin pengalamanku waktu bikin passport di kantor imigrasi Yogyakarta. Oya, buat info aja, kita bisa bikin passpor di mana pun. Ga harus di tempat asal.

May 11, 2012

The Rise of Poey


Kapan ya sejak terakhir aku posting sesuatu di sini? Aku sendiri juga lupa. Tiba-tiba tampilan Blogger sudah berubah. Rasanya kangen tapi bingung mau nulis apa. Mungkin akan ada pertanyaan, kenapa aku menghilang. Jawabannya sih sederhana, aku butuh waktu. Aku butuh waktu untuk menenangkan diri sejak masalah yang kemarin dulu itu dan ternyata itu butuh waktu cukup lama.

Ada yang bilang itu cuma masalah sepele, jangan terlalu dipikirkan, masa hal seperti itu aja bisa bikin aku seperti mau mati. Tapi kawan, penerimaan tiap orang tentang sesuatu tidak sama. Aku ternyata tidak cukup tangguh untuk menghadapi semua itu sampai akhirnya terpuruk dalam kesedihan yang panjang.

Sebenarnya aku itu nyaris baik-baik saja sebelum aku menghilang. Tapi satu kejadian membuat aku terhenyak lagi dan membanting aku ke jurang yang sangat dalam. Kejadian itu terlalu memilukan buat diingat. Bagaimana tidak? Bayangkan kalau kenyataan yang ada ternyata tidak seperti apa yang selama ini kita pikirkan. Ternyata aku salah selama ini berpikir kalau kami adalah dua orang yang saling mencintai dan melawan hati watu memutuskan untuk pisah. Kalau keadaannya seperti itu menurutku seharusnya wajar kami tidak bisa langsung lepas, ingin tetap dekat dan terkoneksi. Yang ada, berulang kali aku mencoba mendekat tapi aku selalu ditolak. Sampai akhirnya tidak lama setelah pisah aku dapat firasat, sudah ada orang baru.

January 17, 2012

One Day (Movie): Mencitainya Tapi Tidak Bisa Memilikinya


Pernahkah kau mencintai seseorang, benar-benar mencintainya, 
tapi tidak bisa memilikinya?
Bahkan saat hidup serasa sudah ada di pihakmu, tetap, dia tidak jadi milikmu...

Postingan ini inspirasi awalnya dari Mbak Lita ^o^. Mbak Lita me-review sebuah film di blognya dan tulisannya itu bikin aku tertarik nonton film ini.


gambar dari sini


Emma (Anne Hathaway) menyukai Dexter (Jim Sturgess) sejak awal cerita ini dimulai. Sayangnya ini bukan murni cerita cinta sebab setelah 15 Juli pertama mereka, Dexter dan Emma sepakat bahwa ini adalah cerita persahabatan. Tapi ini bukan cerita persahabatan biasa sebab sebenarnya ada cinta yang tersimpan di dalamnya. Sejak pertemuan awal itu, tanggal 15 Juli selalu meninggalkan kesan yang mendalam bagi keduanya.

Dexter dan Emma bersahabat walau karakter keduanya saling bertolak belakang. Dexter tampan, percaya diri, memiliki jiwa yang bebas, dan petualang cinta. Sedangkan Emma cenderung kaku, tertutup, dan kurang percaya diri. Mereka memang dua orang yang berbeda tapi perbedaan itu seolah melebur ketika mereka bersama. Mereka saling membutuhkan tanpa disadari. Kenyataannya mereka tidak selalu bersama tapi Emma selalu jadi orang yang dicari Dexter, begitu juga sebaliknya.

Emma tidak pernah kehilangan perasaan yang dimilikinya sejak awal persahabatan mereka. Ikatan persahabatan yang ada dirasa cukup sebagai alasan bagi Emma untuk dapat memiliki Dexter. Dexter tahu betul perasaan Emma padanya tapi dia tidak pernah berusaha memasukkan Emma dalam daftar wanita yang menjadi mainannya. Bagi Dexter, Emma memang bukan mainan. Konsekuensi sebagai sahabat, Emma harus tegar setiap tahu Dexter memiliki wanita lain di hidupnya, yang selalu berganti dengan cepat.

Hidup terus berjalan. Dexter menggapai impiannya, memiliki karir yang cemerlang, dan terlena dengan dunianya yang gemerlap.Tapi tidak seorang pun tahu bahwa Dexter menyimpan kepedihan yang dia sembunyikan sejak kematian ibunya. Emma juga berusaha menjalani hidupnya. Sempat membawa seorang pria ke dalam hidupnya. Berharap pria itu dapat mengisi kekosongan dalam hatinya. Tapi karena cinta itu tidak ada, perlahan-lahan semua terasa hambar.

Kehidupan terus berputar membawa mereka naik dan turun. Karir Dexter kandas, pernikahannya berakhir, hidup seolah tidak bersahabat padanya. Di sisi lain Emma sedang bersinar sebagai penulis, sesuatu yang sudah lama menjadi impiannya, dan memiliki seseorang istimewa di sampingnya. Di titik ini lah mereka tiba-tiba menyadari bahwa mereka menginginkan satu sama lain. Mereka berusaha meraih takdir mereka. Menyatukan sesuatu yang seharusnya sejak lama bersatu. Tapi hidup tidak bisa ditebak. Seolah kebahagiaan memang bukan milik mereka selamanya. Dan tanggal 15 Juli 2006 membuktikan itu pada mereka.

Satu hal yang ada di pikiranku waktu nonton film ini, kenapa takdir bisa seperti itu. Cinta yang seharusnya bisa bersatu sejak awal harus berputar-putar dulu sebelum akhirnya sampai ke ujungnya. Emma begitu mencintai Dexter. Sebenarnya pasti berat buat Emma menjalani cerita persahabatannya itu. Tapi dia harus puas memiliki Dexter sebagai sahabat. Dan seperti apa rasanya hidup dengan orang yang tidak kita cintai, seperti waktu Emma bersama Ian. Ketika kita mencintai seseorang tapi tidak bisa memilikinya pasti rasanya sangat menderita.


cinta bisa membuat kita bahagia dan menderita pada saat yang sama (gambar dari sini)



January 11, 2012

Dari yang Galau, Oleh yang Galau, Untuk yang Galau

kata Poconggg kalau galau bershowerlah... (gambar)

Mungkin sebagian besar teman di dunia maya dan di dunia nyata sudah bosan sama kelakuanku. Sejak hari memilukan itu (baca: putus sama Mas Ganteng-ku yang paling ganteng sejagad raya), tidak ada hari tanpa kata galau. Pagi galau, siang galau, malam galau. Pantas kalau aku disebut galawer sejati.

Sesungguhnya aku benar-benar sudah lelah jadi orang galau. Orang di sekelilingku setiap hari terus memberi support supaya aku bangkit. Apa daya, urusan hati susah dikendalikan. Tapi aku juga tidak pernah lelah berusaha untuk berdiri lagi setiap kali aku jatuh dalam kegalauan. Kata seorang teman, tidak masalah berapa kali pun aku jatuh asal ingat untuk berdiri lagi.

Sekarang aku sudah mulai membaik. Jauh lebih baik walau pun kadang rasa sesak itu masih datang lagi. Memikirkan lagi hal yang menyedihkan itu, mengingat lagi wajah ganteng itu, membayangkan lagi hari-hari yang dulu pernah jadi punyaku. Tapi sekarang ini aku benar-benar sudah mulai menguasai keadaan. Waktu pikiran-pikiran tadi datang aku bisa menghindar. Terlebih ada seseorang yang dengan segenap kebaikan hatinya mau membantuku, jadi bumperku, jadi tamengku, jadi tong sampahku, jadi segalanya yang sebenarnya dia tidak suka tapi tetap dia lakukan.

Aku tetap mengaku sebagai orang galau. Kenyataannya memang masih ada kegalauan yang terdeteksi. Aku anggap dengan menyadari kalau aku galau artinya aku sadar aku ini "sakit" dan HARUS SEMBUH. Terima kasih buat Glo yang sudah memasukkan namaku di list pasien galau dalam postingan terakhirnya. Doakan semoga aku bisa sembuh total. Beberapa orang bilang, setiap melihatku seperti melihat orang yang tanpa semangat dan letih. Aku tidak mau dikata-katai seperti itu selamanya. HARUS SEMBUH!

Nah...cukup ocehan panjang lebarnya. Menurut tugas dari orang galau lainnya (maksudnya Glo), aku harus menjawab lima pertanyaan ini...

1. Siapa guru favoritmu?
Ehmmm...mungkin Bu Riana. Dia kepala sekolah sekaligus guru matematikaku waktu smp. Dia itu semacam Dumbledore. Orangnya ga galak tapi bisa bikin anak-anak segan sama dia.

2. Apa makanan yang kamu sukai dan tidak kamu sukai?
Kalau makanan yang kusukai itu semua yang dari kambing (kolesterol!). Kalau makanan yang ga kusukai itu....swike alias kodok ngorek. Padahal belum pernah makan tapi aku masukin ke daftar makanan dengan kategori Big No.

3. Ceritakan pengalamanmu yang berkesan!
Apa ya? Semua hal yang terjadi dalam hidupku berkesan. Semua sama istimewanya.

4. Siapa cinta pertamamu?
Akakakakakkakak...boleh ketawa dulu ya?? Akakakkakakak...jadi inget...jadi pengen malu... Cinta pertama tu maksudnya gimana ya? Kalau cowok pertama yang aku taksir mungkin teman sd yang namanya ga perlu disebut. Ga pernah ada apa-apa antara kita, tetap teman selamanya. Tapi kalau waktu pertama kali aku benar-benar jatuh cinta ala orang dewasa, dengan sadar memberi hatiku, dan ingin menjalani semuanya sama dia mungkin pacarku waktu SMA. Namanya Nusa. Dia itu cinta pertama dewasaku. Orang pertama yang bikin aku sadar kalau pacaran itu bukan cuma sekedar happy-happy jalan bareng, ke mall, nonton ke bioskop, dan sejenisnya.

5. Who is your best friend?
Sebenernya aku punya banyak teman dekat tapi ga semuanya bisa disebut sahabat. Soalnya yang kusebut sahabat cuma Amelia Kristiani Kurniawan, panggilannya Yaya. Dia orang yang paling deket sama aku dari SD, jadi kita udah sahabatan kira-kira 11 tahun.


Itu sudah... Karena tugas sudah selesai, sekarang tongkat estafet aku serahkan ke:
1. Squarepants
2. Patricia
3. Saras
4. Monika
5. Astian

Biarpun bukan orang galau, dijawab aja, akakak... Buat yang udah dapet tugas ini, lewatin aja ga apa-apa deh...

Oya...ini ada award buat yang udah jawab :)