December 24, 2011

A Night Before Christmas

"Amazing Grace, how sweet the sound,
that saved a wretch like me.
I once was lost but now am found.
Was blind, but now I see..."

 
Tuhan, tolong temani aku...jangan jauh-jauh...(gambar)


Aku bukan orang yang sereligius itu
sampai berani berkoar-koar tentang iman.
Aku hanya sesosok manusia hina
yang berusaha mencari jalan terang.
Jalan terang itu kutemukan ada pada-Nya,
yang kusebut sebagai Penyelamatku.
Dia menemukanku tersesat
dan atas kebaikan hati-Nya,
Dia menuntunku ke jalan yang terang itu.
Kadang aku seperti hilang arah,
kadang seperti ingin berbalik arah
tapi aku selalu berdoa
agar Dia jangan membiarkanku pergi
dan tetap menggandeng tanganku.
Aku bersyukur bisa berada di jalan ini
dan boleh menjadi bagian dari kebaikan hati-Nya...


Ini malam terakhir sebelum Natal dan besok sudah Natal. Bolehkan aku iri pada kalian yang bisa merasakan kehangatan Natal bersama keluarga. Aku selalu merayakan Natal sendiri karena keluargaku non-kristiani. Malam Natal seperti ini selalu membuatku sedih. Aku jadi teringat tidak ada ibadah Natal bersama, tidak ada makan malam Natal bersama, tidak ada doa malam Natal bersama. Dan lebih sedih lagi karena tahun ini aku benar-benar merasa sendiri. Bahkan teman untuk merayakan malam Natal pun tidak ada. Bukannya tidak punya teman tapi tidak mungkin juga aku mengganggu acara malam Natal teman-temanku dan keluarganya.Yah, yang kupunya memang cuma aku. Tadinya aku ragu untuk ke gereja untuk ibadah malam Natal tapi akan kutegarkan hatiku untuk melangkahkan kaki sendiri ke gereja.

Tidak ada tangan yang kugenggam saat berdoa tapi aku tahu aku tidak sendiri. Paling tidak Dia menemaniku.
Aku tahu ini mungkin terdengar klise dan nelangsa tapi saat aku merasa sendiri, dengan memikirkan Dia aku merasa tenang. Karena Natal bukan tentang pesta pora, tapi tentang anugerah kasih-Nya, akan kukesampingkan kesedihanku dan mencoba tersenyum dari hati sambil berkata, terima kasih Tuhan karena Kau ada...

Dan karena besok itu hari Natal aku mau mengucapkan selamat Natal buat kalian yang merayakan. Semoga kehangatan Natal yang penuh kasih jadi milik kita semua...

Merry Christmas...

7 comments:

si gadis berponi said...

lah poey... kita sama aja. aku biasanya ke gereja sendirian. (my dad gereja di tempat om-ku yg pendeta, sementara diriku udah cocok di gerejaku yg sekarang). kalo mau dibikin melow sih ya bakal melow terus. jadi aku tegar2 aja. melangkah sendirian itu tidak terlalu buruk kok. walaupun memang bersama keluarga pasti lebih indah. keep on praying aja biar suatu saat poey bisa bareng2 sama keluarga. kan nothing is imposible.

FeraSuliyanto said...

gw jg gak lengkap kok personilnya jeng. :) happy Christmas dear. Love love! muah!

Poey said...

@ poni
merry christmas tante poni...
iya nih tante,sedih jg ga ada gunanya.
kalo misal ga bs natalan sama keluarga yg sekarang,
nanti sama keluargaku sendiri pasti bisa
*kawin...kawin...kawin...*

@ fera genggong
happy christmas jg jeng...
kl gt kita syukuri apa yg ada
semangat buat kita semua :)

Gloria Putri said...

lohh? poay natalan juga to? kirain ngga...

met Natal poey :)
ayo2 berdoa biar taun dpn ada makan malam natal bersama keluarga:)

Asop said...

Eits, hari ini udah natal. :)

tistia said...

Merry xmas poey :) Tuhan selalu beserta kita..

Poey said...

@ glo
iya nih...satu2nya yg ngerayain Natal di rumah :D

@ asop
Kemarin Natal,sebentar lagi taon baru.gilak,cepet bgt yak?

@ mayang
merry christmas juga :D